Page 20 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 20

Dokumen ini teregistrasi hanya untuk Sdr/Sdri : ika.rudianto@staf.unair.ac.id - email: ika.rudianto@staf.unair.ac.id , Dilarang menyebarluaskan dokumen ini !!!


                                    METROPOLIS
       ika.rudianto@staf.unair.ac.id







                                                      SABTU 12 FEBRUARI 2022                                      HALAMAN 20




                                     Setahun, Pemkot                                                                                                Tujuannya, Mendekatkan
                                                                                                                                                    dan Mempercepat
                                                                                                                                                    Pelayanan Publik

                                                                                                                                                     SURABAYA – Beragam inovasi
                                                                                                                                                    dikembangkan Pemkot Surabaya. Selama
         Luncurkan 12 Aplikasi                                                                                                                      setahun terakhir sedikitnya ada 12 aplikasi
                                                                                                                                                    layanan publik yang diluncurkan duet
                                                                                                                                                    pemerintahan Eri Cahyadi-Armudji. Lewat
                                                                                                                                                    aplikasi itu, pelayanan publik diharapkan
                                                                                                                                                    menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
                                                                                                                                                     Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan,
                                                                                                                                                    berbagai inovasi pelayanan publik itu pernah
                                                                                                                                                    dipaparkan di Kementerian Dalam Negeri
                                                                                                                                                    (Kemendagri). Kini berbagai terobosan tersebut
                                                                                                                                                    dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
                                                                                                                                                    ”Tujuan utama kita memudahkan pelayanan
                                                                                                                                                    ke masyarakat,’’ kata Eri Cahyadi kemarin.
                                                                                                                                                     Salah satu andalannya adalah e-peken.
                                                                                                                                                    Itu merupakan aplikasi e-commerce yang
                                                                                                                                                    dirancang khusus untuk produk-produk
                                                                                                                                                    UMKM dan toko kelontong. Sebanyak 15
                                                                                                                                                    ribu ASN di lingkungan Pemkot Surabaya
                                                                                                                                                    diminta untuk melakukan transaksi melalui
                                                                                                                                                    e-peken. Berbagai kebutuhan pokok harian
                                                                                                                                                    harus dibeli melalui e-peken. ’’Ini terbukti
                                                                                                                                                    memajukan ekonomi kerakyatan,’’ ujar Eri.
                                                                                                                                                     E-peken diluncurkan sejak Juli 2021. Hingga
                                                                                                                                                    sekarang nilai transaksi bulanan terus naik.
                                                                                                                                                    Hingga akhir Desember 2021, nilai transaksi
                                                                                                                                                    di e-peken lebih dari Rp 3 miliar. Sejauh ini
                                                                                                                                                    pelaku usaha rakyat yang dihimpun berjumlah
                                                                                                                                                    250-an toko kelontong dan pelaku UMKM.
                                                                                                                                                    Saat ini jumlah customer yang aktif melakukan
                              181233 181233
                                                                                                                                                    transaksi 3.000-an orang. Jumlah itu akan
                                                                                                                                                    terus bertambah.
                                                                                                                                                     Inovasi lainnya adalah WargaKu. Melalui
                                                                                                                                                    aplikasi tersebut, setiap warga metropolis
                                                                                                                                                    bisa berpartisipasi dalam pembangunan
                                                                                                                                                    kota. Warga dapat memberikan saran, kritik,
                                                                                                                                                    masukan, hingga pengaduan di aplikasi
                                                                                                                                                    WargaKu. Berbagai persoalan di lingkungan
                                                                                                                                                    sekitar bisa dicurahkan. Mulai persoalan
                                                                                                                                                    banjir hingga jalan rusak dan lain-lain.
                                                                                                                                                     Ada juga aplikasi Sayang Warga. Wali Kota
                                                                                                                                    AHMAD KHUSAINI/JAWA POS
        PELAJARI SISTEM BARU: Warga mencari informasi pelayanan publik melalui aplikasi Wargaku (11/2). Aplikasi itu dibuat untuk mempermudah warga mengajukan layanan ke Pemerintah Kota Surabaya.   Eri Cahyadi baru meluncurkan aplikasi
                                                                                                                                                    tersebut pada 27 Januari lalu. Aplikasi itu
                      Ketika Pakar Respons Aplikasi                         RAGAM                          SIMBR. Aplikasi untuk mendata MBR di RT/RW.  terkait dengan pendataan sejumlah persoalan
                                                                                                                                                    kesehatan di lingkungan sekitar. Mulai bayi
         Input Warga Harus Dibarengi                                        APLIKASI                       Lontong Kupang dan Lontong Balap. Warga bisa   stunting, ibu hamil, hingga temuan gizi
                                                                                                           mengurus pernikahannya yang belum dilaporkan
                                                                                                                                                    buruk. Teknisnya, data akan diisi oleh petugas
                                                                                                           secara resmi ke KUA dan dispendukcapil.
                                                                            BANTU PUBLIK
                                                                                                           Si Bunda. Aplikasi untuk memudahkan
              Intervensi Tepat Sasaran                                                                     komunikasi guru PAUD.                    dari lingkup yang paling bawah di tingkat
                                                                                                                                                    RT/RW. Sudah ada petugas khusus yang
                                                                                                           SSW. Aplikasi bidang perizinan dan investasi.
                                                                                                                                                    disebut Kader Surabaya. Mereka terdiri atas
                                                                                                           Sistem drainase. Aplikasi untuk optimalisasi
                                                                              E-Peken. Aplikasi e-commerce pemkot
                                                                              yang menjual produk UMKM dan toko   rumah pompa dalam memonitor genangan air.   kader kesehatan, lingkungan, hingga
                                                                                                           Kalimasada. Aplikasi untuk layanan adminduk
                                                                              kelontong.                                                            adminduk. Total ada 28.848 orang. Mereka
          Beragam aplikasi diciptakan pemkot selama pemerintahan Eri-         Sayang Warga. Aplikasi untuk   melalui ketua RT setempat.             tersebar di semua RT/RW se-Surabaya.
           Armudji. Tujuan utamanya  memudahkan pelayanan publik.             mendata persoalan kesehatan di   Swargaloka. Aplikasi bagi warga terkait    ”Semua kader bergerak untuk mendapat
                                                                                                           kebutuhan adminduk. Diakses di YouTube,
                                                                              tingkat RT/RW.
            Seberapa jauh efektivitas aplikasi itu dalam memudahkan           WargaKu. Aplikasi untuk mencurahkan   Instagram, Twitter, dan Spotify.  data yang pas. Sehingga kebijakan juga bisa
         pelayanan publik yang baik? Berikut wawancara Jawa Pos dengan        kritik, keluhan, hingga laporan terkait   Bimasena. Aplikasi untuk mengajukan perbaikan   tepat sasaran,’’ jelas Eri.
                                                                                                           data RT dan RW agar valid dan akurat.
                                                                              persoalan di lingkungan sekitar.                                       Sejumlah aplikasi juga dikembangkan
         pengamat kebijakan publik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
                                                                                                                                                    dinas kependudukan dan pencatatan sipil
                                                                                                                             Sumber: Diskominfo Kota Surabaya
                 (UINSA) Surabaya Andri Arianto kemarin (11/2).                                                                      GRAFIS: ADIT/JAWA POS
                                                                                                                                                    (dispendukcapil). Salah satunya aplikasi
                                        setahun terakhir ini saja, banyak sekali   Abaikan Keluhan,                                                 Kalimasada. Tujuannya adalah untuk
                                        inovasi yang dikembangkan. Termasuk                                                                         memudahkan warga dalam mengurus
                                        melalui aplikasi-aplikasi. Tujuan uta-                                                                      administrasi kependudukan (adminduk)
                                        ma nya adalah men de katkan pelayanan   Kepala OPD Kena Sanksi                                              secara online. Ada empat jenis layanan
                                        kepada mas ya rakat. Juga efisiensi dalam                                                                   yang bisa diurus. Yaitu, pengurusan akta
                                        pelayanan. Sehingga bisa mengurangi                                                                         kelahiran, akta kematian, pindah masuk,
                                        cost, waktu, dan tenaga.           EFEKTIVITAS setiap aplikasi dalam  setiap aplikasi akan memengaruhi kontrak   dan pindah keluar Kota Surabaya.
                                                                          mengatasi persoalan di lapangan   sangat  kinerja. Khususnya kepala OPD terkait. Sanksi   Inovasi lainnya adalah Lontong Kupang dan
                                                                          bergantung pada action organisasi pe-  lainnya berupa penurunan tunjangan kinerja
                 ANDRI ARIANTO          Sejauh ini apakah sudah cukup efektif?   rang kat daerah (OPD). Sebab, setiap instansi   (tukin) yang diterima. Dengan demikian,   Lontong Balap. Melalui aplikasi tersebut, warga
                                         Sangat bergantung pada respons dan                                                                         bisa mengajukan nikah massal secara gratis.
               Pengamat Kebijakan Publik                                  itu memiliki tanggung jawab pada aplikasi   lanjut dia, semua pengguna aplikasi dikontrol
                                        gerak cepat dari dinas atau OPD terkait.                                                                    Ada juga program Surabaya Single Window
                  UINSA Surabaya
                                                                          tersebut. Tentu saja disesuaikan dengan  secara ketat. ”Jangan main-main. Ini soal
                                        Setiap ada input dari warga, idealnya                                                                       (SSW) Alfa. Itu memudahkan masyarakat dan
        Bagaimana pendapat Anda         harus diikuti dengan intervensi yang   tupoksinya.                   penilaian kinerja oleh pimpinan,’’ papar   pelaku usaha dalam mengurus perizinan secara
                                                                           Kadiskominfo Kota Surabaya M. Fikser  mantan Kabaghumas Pemkot Surabaya itu.
        tentang ba nyaknya aplikasi yang  cepat dan tepat sasaran. Karena goal                                                                      online. Di bidang kesehatan, pemkot merancang
                                                                          mengatakan, setiap persoalan atau pengaduan   Di sisi lain, sejumlah aplikasi sudah banyak
        dikeluarkan pemkot?             inovasi itu penanganan yang cepat dan                                                                       jaminan kesehatan semesta (JKS). Warga yang
                                                                          yang masuk ke aplikasi sudah memiliki aktor   dimanfaatkan oleh warga. Salah satunya aplikasi
         Sebetulnya, semangat ini berangkat  tepat sasaran.                                                                                         ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di
                                                                          atau OPD yang bertanggung jawab. Nah,  WargaKu. Selama 2021 misalnya. Tercatat
        dari Peraturan Presiden (Perpres)                                                                                                           puskesmas atau rumah sakit cukup menunjukkan
                                                                          OPD terkait wajib menindaklanjuti hal itu.  11.316 pengaduan masuk ke aplikasi tersebut.
        Nomor 3/2003 tentang Kebijakan dan  Bagaimana mengukur                                                                                      KTP Surabaya (lihat grafis).
                                                                          ”Setiap respons dalam aplikasi ini akan  Total 11.116 pengaduan di antaranya sudah
        Strategi Nasional Pengembangan  keberhasilan setiap aplikasi itu?                                                                            Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
        E-Government. Perpres ini menuntut   Tinggal membandingkan antara tujuan   memengaruhi kinerja satu OPD,’’ kata Fikser.   diselesaikan tahun lalu. Selebihnya, sekitar   (Kadiskominfo) Kota Surabaya M. Fikser
        terbentuknya pemerintahan yang  dan outcome yang dihasilkan. Jika outcome   Dia menjelaskan, setiap persoalan yang  200 laporan, ditindaklanjuti tahun ini.   menyampaikan, semua aplikasi itu sudah
                                                                          masuk ke aplikasi sudah dicatat oleh sistem.   Menurut Fikser, persoalannya beragam.
        bersih, transparan, dan mampu  sesuai dengan tujuannya, ya jadi berhasil.                                                                   berjalan baik. Sesuai dengan harapan Wali
                                                                          Termasuk waktunya. Kapan sebuah laporan  Mulai pengaduan jalan rusak, banjir, data
        menjawab tuntutan perubahan secara  Semua kan ada indikatornya.                                                                             Kota Eri Cahyadi. Sebab, setiap aplikasi
        efektif dan cepat. Sehingga secara   Tapi, secara umum inovasi pemerintahan   tersebut masuk. Karena itu, jelas Fikser, ketika  MBR, pelayanan PDAM, hingga persoalan   memiliki aktor yang bertanggung jawab.
        otomatis, baik pusat maupun kabupaten/ harus bisa menciptakan reformasi birokrasi   respons masyarakat ditangani terlambat apalagi   administrasi kependudukan (adminduk).   Menurut dia, pelaksanaan aplikasi merupakan
                                                                          diabaikan, akan mudah diketahui. Termasuk  Fikser mengklaim setiap OPD terkait
        kota harus menciptakan banyak inovasi  yang baik. Digitalisasi harus bisa me ning-                                                          bagian dari kontrol kinerja atas OPD terkait.
                                                                          nama OPD yang bertanggung jawab. Secara  dengan cepat menindaklanjuti berbagai
        dalam pe la ya na n publik.     katkan indeks reformasi birokrasi.                                                                          Aplikasi dibuat karena ada pengendalian
         Nah, ini sudah dilakukan oleh Pemkot   Dalam mengukur pencapaian, harus   berjenjang laporan dalam aplikasi akan naik  aduan warga itu. ”Kalau persoalannya   yang ketat. Output dan outcome menjadi
        Surabaya. Dalam 10 tahun terakhir,  terus dilakukan evaluasi secara berkala.   hingga ke meja wali kota. ”Pasti akan diketahui  agak besar, butuh waktu beberapa hari   perhatian wali kota. ”Bukan berarti setelah
                                                                          pimpinan. Karena sistem ini tersambung ke  untuk diselesaikan. Tapi, banyak juga
        beragam inovasi dikembangkan  Kalau tolok ukurnya untuk mendekatkan                                                                         aplikasi dibuat lalu selesai begitu saja. Tapi,
                                                                          Pak Wali Kota,” tegas Fikser.      yang ditangani dengan cepat hingga selesai,’’
        pemkot. Termasuk di era pemerintahan  pelayanan kepada masyarakat, ini sangat                                                               ada tindak lanjut dengan memanfaatkan
                                                                           Menurut dia, penanganan yang masuk ke  tegas Fikser. (mar/c6/git)
        Pak Eri dan Pak Armudji ini. Selama  baik. (mar/c6/git)                                                                                     aplikasi ini,’’ ujar Fikser. (mar/c6/git)
       Kami ingin mengantarkan koran
         dengan kondisi terbaik untuk
                 pelanggan setia.
        Tak peduli panas maupun hujan.
          LAYANAN INFORMASI DAN PENGADUAN:
        031 - 820 2000         0811 3475 001
   15   16   17   18   19   20