Page 18 - index
P. 18
Metode Penelitian Sosial
yang harus selalu dituruti dan diperjuangkan.
Seorang peneliti yang jelas-jelas melakukan penelitian tentang
makna sosial, pandangan hidup, ketaatan beribadah, dan sebagainya,
seyogianya tidak memaksakan diri untuk mempergunakan metode yang
kuantitatif. Statistik, misalnya, dapat menjadi sangat bermanfaat untuk
menjawab pertanyaan sosiologis tertentu.Tetapi, statistik tidaklah mutlak
harus diterapkan di semua kegiatan penelitian. Sebaliknya, seorang
peneliti yang jelas-jelas melakukan studi eksplanasi—meneliti
hubungan atau pengaruh variabel yang satu terhadap variabel yang
lain—hendaknya tidak berusaha menghindari statistik hanya dengan
pertimbangan tidak menguasai metode kuantitatif tersebut.
PRENADAMEDIA GROUP merebak
Di kalangan ahli-ahli ilmu sosial hingga sekarang masih
perdebatan tentang mana yang lebih baik antara metode kuantitatif
dengan metode kualitatif. Tetapi, lepas dari persoalan apakah metode
survei atau metode grounded research yang dipergunakan dan dipilih
seorang peneliti, cara dan prosedur penelitian yang ditempuh hendaknya
selalu memerhatikan dua hal berikut: (1) konsistensi antar tahap dalam
metode penelitian, dan (2) mempertimbangkan kesesuaian metode
yang direncanakan dengan kondisi riil di lapangan.
Konsistensi di sini, artinya mulai dari tahap pemilihan lokasi,
penentuan sampel atau informan, proses pendataan, sampai kegiatan
analisis hendaknya selalu memerhatikan konsekuensi dari kegiatan
tahap yang satu dengan tahap kegiatan yang lain. Seorang peneliti
yang berencana mempergunakan tes statistik tertentu yang mensyaratkan
sampel acak, misalnya, ketika merencanakan memilih dan menentukan
sampel hendaknya juga memerhatikan hal itu, demikian pula sebaliknya.
Sedangkan yang dimaksud mempertimbangkan kesesuaian, artinya
peneliti harus pandai-pandai menyiasati perbedaan antara kondisi
riil di lapangan dengan kondisi ideal yang direncanakan. Banyak kasus
membuktikan bahwa yang namanya kondisi lapangan acap tidak seperti
yang dibayangkan, memilih sampel dengan teknik stratified random
sampling, misalnya. Jangan heran bila di lapangan ternyata tidak dapat
menemukan satu pun data yang dapat dijadikan dasar untuk memilih
responden yang diinginkan.
Hal yang perlu kita ingat adalah metode di dalam penelitian sosial
bukanlah harga mati yang selalu harus dituruti, apalagi diperjuangkan.
Sekali lagi, metode hanyalah salah satu alat atau cara untuk memahami
xvi

