Page 15 - index
P. 15

Pengantar Editor












                                 Pengantar Editor




                                         PRENADAMEDIA GROUP


                                    enelitian (research) sosial pada hakikatnya adalah kegiatan spionase
                                 Puntuk mencari, memata-matai, dan menemukan pengetahuan dari
                                 “lapangan” yang dapat dipertanggungjawabkan menurut kaidah-kaidah
                                 ilmiah tertentu—bukan mencari kebenaran-kebenaran normatif yang
                                 semata-mata hanya dituntun oleh cara berpikir deduktif. Berbeda
                                 dengan kegiatan wawancara dan pelacakan di dunia jurnalistik yang
                                 dapat dilakukan secara tidak beraturan, kegiatan penelitian sosial tidak
                                 pelak harus dilakukan menurut metode tertentu agar gejala yang diteliti
                                 dan data yang diperoleh benar-benar cermat (accurate), berketerandalan
                                 (reliable), dan sahih (valid).
                                     Sementara itu, metode—berasal dari bahasa Yunani, methodos—
                                 secara sederhana adalah suatu cara kerja untuk dapat memahami objek
                                 yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Kenapa di dalam
                                 penelitian ilmu sosial, keberadaan metode mutlak diperlukan? Tidak
                                 lain—seperti dikatakan Arnold M. Rose (1965)—karena fakta-fakta
                                 sosial tidak tergeletak dan sudah “siap pakai” begitu saja, tinggal
                                 menunggu untuk diambil. Tetapi, fakta-fakta sosial itu harus dibuka
                                 dari “kulit pembungkus” kenyataan yang sepintas tampak, harus diamati
                                 dalam suatu kerangka acuan yang spesifik, harus diukur dengan tepat,
                                 dan harus diamati pula pada suatu fakta yang dapat dikaitkan dengan
                                 fakta-fakta lain yang relevan.
                                     Pada awalnya, metode penelitian sosial yang berkembang pada
                                 ilmu sosial banyak dipengaruhi oleh pendekatan positivistik, yang
                                 berpangkal pada keyakinan bahwa kebenaran-kebenaran itu selalu
                                 bermanifestasi dalam wujud gejala-gejala yang dapat diamati secara


                                                                                           xiii
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20