Page 316 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 316
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Masa Depan Psikologi dan Kajian Media Sosial di
Indonesia
Psikologi sesungguhnya memiliki peran vital dalam hal penelitian
tentang media sosial di Indonesia. Kami menemukan bahwa penelitian-
penelitian dalam tinjauan ini setidaknya memiliki sedikit unsur
psikologi, entah di dalam kajian teori, variabel maupun analisanya,
walaupun tidak menjadi arus bidang ilmu yang utama. Ketika
mengamati pola yang muncul baik dari literatur yang dikeluarkan
maupun dari 18 literatur yang masuk dalam tinjauan ini, kami
menemukan bahwa penelitian tentang media sosial dilakukan dengan
metode serta teknik pengumpulan data dan analisa yang “modern”.
Kami melihat pentingnya upaya para peneliti psikologi untuk keluar
dari paradigma desain dan pendekatan penelitian klasik. Yang
dimaksud klasik di sini meliputi pendekatan kuantitatif survei,
kualitatif dengan pendekatan naratif dan lain sebagainya.
Analisis jaringan sosial, pengumpulan data daring, analisis
konten dan sentimen merupakan beberapa contoh teknik serta
pendekatan yang kontekstual dalam era media sosial. Meskipun
teknik-teknik tersebut tergolong minim dipakai dalam 18 literatur
dalam tinjauan ini, kami menduga hal itu disebabkan karena teknik-
teknik tersebut memang belum banyak dipelajari dan diterapkan
oleh para peneliti media sosial dan psikologi di Indonesia. Program
studi dan fakultas psikologi di universitas sebagai rumah penghasil
penelitian bisa memulai inisiatif untuk memperkenalkan teknik-
teknik yang dimaksud. Era teknologi informasi dan web 2.0 memaksa
semua pihak untuk berlari cepat. Jika kita sebagai peneliti psikologi
tidak mulai lari dan menyesuaikan arah dari sekarang, kita akan
jauh tertinggal. Menjadi tertinggal namun tetap berkarya boleh saja,
asal jangan berkarya seraya berbuat kacau dan memukuli yang lebih
“modern”.
284

