Page 314 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 314
PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Bidang Ilmu Penelitian Terkait Media Sosial
Hasil tinjauan menunjukkan bahwa literatur berkualitas baik
yang membahas media sosial di Indonesia memiliki sebaran bidang
ilmu yang terbilang merata. Jumlah terbanyak terdapat dalam bidang
ilmu bisnis dengan lima penelitian, diikuti bidang politik, pendidikan
tinggi dan sosial masing-masing dengan tiga penelitian, serta bidang
kesehatan, kebencanaan, bahasa dan psikologi masing-masing
dengan satu penelitian. Bisa ditarik kesimpulan bahwa penggunaan
media sosial untuk bisnis di Indonesia menarik minat masyarakat
ilmiah untuk diteliti dan dikaji secara serius. Lebih spesifi k,
penggunaan media sosial untuk keperluan pemasaran merupakan
topik yang hangat untuk dieksplorasi, terlebih untuk usaha-usaha
kecil dan menengah. Topik ini bersinggungan dengan visi Nawacita
dari Presiden Indonesia beserta program-program yang digulirkan
untuk usaha mikro kecil dan menengah.
Politik, pendidikan tinggi dan sosial merupakan tiga bidang ilmu
yang bersentuhan dengan media sosial. Media sosial ditemukan
memiliki peran dalam menjalankan fungsi komunikasi dari partai
politik atau Pemerintah kepada rakyat. Kicauan Twitter menjadi
media utama dalam penelitian bertema politik dan media sosial. Yang
menarik, minimnya interaksi antara Pemerintah dan partai politik
dalam akun Twitter (Chatfi eld, Reddick, & Brajawidagda, 2015; Beers,
2014) kiranya masih mencerminkan relasi klasik politikus-rakyat yang
masih dominan di Indonesia: politikus bicara, rakyat mendengar.
Fungsi komunikasi dan informasi juga membuat media sosial
memiliki sumbangsih dalam memfasilitasi proses pembelajaran di
pendidikan tinggi. Media sosial kemudian berperan penting sebagai
determinan perilaku masyarakat dari kacamata sosial, seperti gaya
hidup/kultur dan gerakan sosial. Temuan bahwa Psikologi diwakili
oleh hanya satu penelitian menunjukkan bahwa ilmuwan serta
praktisi psikologi Indonesia masih mempunyai banyak ruang untuk
melakukan kajian terhadap media sosial di Indonesia. Pola yang
teridentifi kasi dari hasil tinjauan cakupan ini akan dijelaskan lebih
lanjut pada sub-bab di bagian akhir tinjauan ini.
282

