Page 6 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 6
Dokumen ini teregistrasi hanya untuk Sdr/Sdri : ika.rudianto@staf.unair.ac.id - email: ika.rudianto@staf.unair.ac.id , Dilarang menyebarluaskan dokumen ini !!!
HALTE
ika.rudianto@staf.unair.ac.id
SABTU 12 FEBRUARI TAHUN 2022 HALAMAN 6
Soneta ciptaan Caca Handika. Soneta. Sekuat-kuatnya
Raja yang Makin Menua– dulu// Aku tak malu-malu Chrisye, Dhani, Ariel, hingga
”Aku suka Soneta sudah sedari nama Ebiet, Iwan Fals,
walau cuma meniru,” nyanyi
Didi Kempot, tak ada yang
Sodiq, yang tampil dengan berasosiasi dengan satu jenis
jubah dan gitar Steinberger musik sekuat Rhoma dengan
Masih Terus Berkuasa hitam bergagang kutung dangdut. Dan, di antara
dengan tanda tangan Rhoma
nama-nama itu, hanya ada
Irama tertera jelas di sana.
(Di kanal lain lagi, kita bisa satu raja.
Saya tak ingin tulisan ini jadi
saksikan Inul Daratista, sosok obituari yang terlalu dini, tapi
beberapa petuah, Rhoma review atas UU Hak Cipta. yang dulu dianggap saya merasa harus berbagi
”Kalau Anda nanti tiada, kami ikut siapa?” menjawab: ”Soneta adalah Dan, tentu saja, ucapan keras berpotensi mendongkel kekhawatiran Ramzi, juga
tanya Ramzi, pembawa acara kontes Rhoma dan Rhoma adalah Rhoma (”Ini keserakahan!”) singgasana Rhoma dengan saya, kepada semua
Soneta; jika tak ada lagi yang kemudian dikutip goyangannya, mencoba tetap penggemar dangdut dan
dangdut itu, dengan kikuk, terbata, Rhoma maka tak ada lagi banyak media. relevan di depan publik Rhoma Irama: ”Kita sama
dan mata berkaca. Ia menanyakan itu Soneta.” Lalu ia menambahkan, Di bulan yang sama, dalam dengan mengunggah siapa kalau Pak Haji tak ada?”
dengan sedikit ragu dicampur acara re-creating Damai di video-video TikTok lucu Ya, dangdut akan tetap
saat hadir di Bisikan Rhoma, podcast Oleh: MAHFUD IKHWAN harap, kelak anak-anaknya Ujung Tahun yang bersama suaminya.) bertahan, dengan atau tanpa
resmi milik Rhoma Irama, bersama dua akan meneruskan musik mempertemukan Soneta *** Rhoma. Itu keyakinan saya.
dakwahnya. dan God Bless, Rhoma Irama Sebagai musisi sekaligus Dengan segala kritik atasnya,
pembawa acara kontes dangdut lain, Jawaban itu membuat Ramzi, mendominasi panggung dan pendakwah, Rhoma banyak musik koplo membuktikan
TU jelas tabu: juga Gilang dan Irfan, gelanggang –seperti yang menelurkan lagu-lagu bahwa dangdut akan terus
Gilang Dirga dan Irfan Hakim, yang bertanya kepada menahan isaknya –padahal sudah-sudah. tentang kematian, dimainkan dan didengar,
diunggah pada 14 Januari 2022. orang tua apa yang podcast kali itu penuh canda. Beberapa tahun sebelumnya, sebagaimana juga tentang demikian juga lagu-lagu ciptaan
akan terjadi jika ia Boleh jadi karena mereka ragu ketika dua kali tampil di alam kubur dan kiamat. Rhoma. Tapi kebudayaan tak
Imati. Tapi, niscaya, dengan harapan-harapan Synchronize Fest (2016 dan Namun, tampaknya, Rhoma bisa hanya bertahan. Ia mesti
itulah pertanyaan semua Rhoma, sebagaimana kita 2018), Rhoma Irama dan memikirkan kematian lebih berkembang. Juga berubah!
orang, setidaknya puluhan semua. Tapi yang hampir pasti: Soneta melakukan hal yang dari sebelum-sebelumnya. Sebagai penggemar Rhoma
juta penggemar dangdut, kehilangan Rhoma adalah hal sama. Tak hanya jadi Di video yang diunggah –sambil mengenang Ida Laila
lebih khusus lagi pemuja yang sulit dipikirkan para representasi dangdut, tapi pada pekan yang sama saat yang telah berpulang, Meggy
Rhoma Irama –macam saya. penggemarnya. Bukan semata representasi musik Indonesia tulisan ini dibuat, Rhoma Z. yang almarhum, OM
Tapi, bagaimanapun, itu karena sang Raja Dangdut –dalam bentuk terbaiknya. Di membuka podcast-nya Tarantula yang berumur
pertanyaan wajar. Rhoma begitu dicintai penggemarnya. usia 72, teriakan ”aaaaa…” di dengan menyanyikan lagu pendek, Evie Tamala yang
Irama tak hanya Tapi, terutama, karena ia masih penutup Nafsu Serakah masih Andai Kutahu dari Ungu. Di makin jarang muncul, Alam
sudah tua (ia duduk di atas takhtanya, dan sama lengkingnya dengan saat depan Pasha Ungu, tamu yang menghilang bersama
berulang tahun penggemar dangdut tak akan ia muda. Di video rekamannya yang diundangnya, Rhoma Mbah Dukun, Inul yang
ke-75 pada terbiasa tanpa kehadirannya. di YouTube, kita bisa lagi-lagi bicara tentang menyanyikan lagu yang sama
Desember lalu); ia Ya, Rhoma tidak ditanya menikmati bagaimana Rhoma kematian. Dan, tak bisa tidak, selama 20 tahun terakhir,
memang sudah tampak sebagai legenda yang sudah dengan cerdiknya ”nyolong” itu membuat para penggemar Ridho Rhoma yang kembali
181233 181233
benar-benar mulai dilupa, atau musisi yang pembuka Immigrant Song dari Rhoma Irama berdebar dan kena narkoba, dan Monata
tua. Keriput di pernah besar dan sedang Led Zeppelin untuk tergetar. Doa-doa ”Semoga yang jadi New Monata –saya
wajahnya tak pudar, atau prodigi yang tak ditempelkannya di lagu dilimpahi kesehatan dan dengan sepenuh hati
mungkin bisa mendapat cukup pemirsa. Ia Perjuangan dan Doa. Dalam panjang umur” yang mengamini setiap doa untuk
disamarkan adalah raja, dan masih saja jubah putih dengan sayap sebelumnya terdengar formal kesehatan dan panjang umur
dengan make-up dan seorang raja; semua atribut merah berkibar-kibar di kini mungkin akan diucapkan bagi sang Raja Dangdut.
pencahayaan. Dalam posisi kuasanya masih sepenuhnya punggung, gelar Raja Dangdut dengan intensi dan Namun, sebagai penggemar
duduk dan disorot dari di tangannya. itu tak bisa lebih relevan lagi. kesungguhan lebih. dangdut, saya akan jauh lebih
samping, tubuhnya mengerut *** Sementara di kanal lain, Berbeda dengan musik gembira jika dalam waktu
seperti kismis besar, sangat Desember lalu, didampingi Anda bisa temukan Sodiq, jenis lain di Indonesia yang dekat muncul seorang muda,
berbeda dengan gambaran para musisi dari berbagai yang kumal dan urakan punya banyak ”raja” di setiap berani maju ke depan, tentu
dirinya di poster-poster lama genre seperti Sam Bimbo, dengan musik koplonya, dan masa, di dangdut tak ada saja bersama musiknya,
yang selalu ditampilkan Candra Darusman, hingga sering di-frame sebagai sosok yang melebihi Rhoma sejak menantang Rhoma yang telah
gagah. Di luar itu, ia adalah Marcell Siahaan, Rhoma antagonis atas diri dan musik ia muncul dengan Soneta- menua, agar menyerahkan
satu-satunya yang masih berada paling depan ketika Rhoma yang moralis dan nya. Sebesar-besarnya Koes takhtanya. (*)
ILUSTRASI:
BUDIONO/ tersisa dari pendiri Orkes
JAWA POS kalangan musisi terlalu sopan (baca Tirto.id, 31 Plus, God Bless, Slank, Dewa,
Melayu (OM) Soneta. menunjukkan kecamannya Oktober 2017), muncul di atau Noah, mereka tak
Dengan sedikit berputar, terhadap upaya Musica saluran resminya sendiri ”mencipta” jenis musik baru MAHFUD IKHWAN
mengutip dalil ini-itu, juga Studio mengajukan judicial membawakan lagu Aku Cinta seperti yang dilakukan Novelis, penggemar dangdut.
Bung Karno secara detail Schreiner menyebutnya
Memerdekakan Perempuan, menempatkan posisi sebagai tali sekse jiwa. Tali
perempuan di ranah
sekse inilah yang
domestik dan publik. Dalam menyatukan pasangan.
kehidupan domestik, Secara psikologis, tak
Menghapuskan Kekerasan perempuan adalah partner dapat dimungkiri bahwa
relasi seks adalah
bagi suaminya. Ia pernah
penyumbang ketenangan
menggambarkan sosok
Inggit Garnasih sebagai bagi laki-laki. Dijelaskan
cermin tiga ciri dalam satu Rolland Litlewood, relasi
Dua minggu terakhir, ceramah Oki Setiana Dewi di Masjid Al-Muhajirin, Magelang, sekitar diri: istri, ibu, dan kawan. seksual adalah cara ampuh
Gambaran ini melindas menurunkan tensi stres bagi
dua tahun lalu menuai kritik tajam. Ceramah yang sejatinya berisi nasihat agar perempuan ungkapan bahwa laki-laki. Ketenangan
tak mengumbar aib suami sontak menjadi pembicaraan karena pemilihan contoh bernuansa perempuan: yen awan dadi menjadi modal dasar bagi
teklek, yen wengi dadi lemek laki-laki untuk menentukan
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dianggap kurang tepat. ataupun penegasian tentang segenap kegiatan. Sadar
mereka yang hanya berada atau tidak, posisi
pada tingkatan: sumur, perempuan secara biologis
UPLIKAN kisah dapur, dan kasur. Pada dan psikologis sangat
dari Jeddah dasarnya, laki-laki dan penting bagi laki-laki.
tentang istri yang perempuan punya sifat Demikian halnya secara
dipukul komplemen –melengkapi, sosiologis. Istri bagi suami
Cwajahnya oleh bukan saling mendominasi. bukan sekadar pasangan,
suami, tetapi menutupinya di Demikian juga di ranah tetapi pemberi dorongan
depan orang tua, dianggap publik, perempuan ikut dan dukungan dalam
Oleh: RENI NURYANTI
contoh sikap menjadi bagian kemajuan berbagai kesempatan.
menyembunyikan aib suami. bangsa. Apa pun peran Sudah sewajarnya laki-laki
Banyak pesohor, baik dari perempuan dan laki-laki ataupun pilihannya, ia tetap bersikap lembut pada istri.
kalangan ulama, praktisi, akan sangat membantu bermakna. Ini adalah Sebaliknya, istri juga
maupun politisi, menilai kisah menciptakan rumah tangga bentuk ekspresi diri. Seperti mampu menjadi penerang
itu adalah bentuk KDRT yang yang tenteram. Dalam laki-laki, perempuan boleh dan penjaga kehormatan
berbau pidana, bukan aib lintasan sejarah Indonesia, saja mengambil peran di suami. Ingat kata Umar bin
yang harus ditutupi. tujuh puluh lima tahun lalu dunia kerja. Meski sejatinya, Khatab, ”Di siang hari,
Di Indonesia sendiri sejak dalam Sarinah –buku yang tak ada kewajiban baginya. laki-laki ibarat singa di
awal kemerdekaan, Bung dihadiahkan untuk Laki-laki harus mengerti padang pasir. Sementara di
Karno sudah wanti-wanti. perempuan istimewa yang bahwa ekspresi diri adalah malam hari, ia bagai bayi di
Ada satu persoalan penting tak lain adalah ILUSTRASI: BUDIONO/JAWA POS kebutuhan primer. Ini pangkuan istrinya.” Dengan
di antara banyak persoalan pembantunya– Bung Karno adalah letupan psikologis begitu, tak ada lagi
bangsa ini. Apa itu? Soal telah menuliskan amanat akan meminimalkan bermartabat. Perempuan pergerakan kita yang yang membutuhkan superioritas laki-laki dalam
perempuan. Apa dan tentang ”menjaga” terjadinya KDRT. dalam Islam disebut sebagai kandas oleh karena keadaan pemahaman, bukan keluarga. Ia sadar bahwa
bagaimana Bung Karno perempuan. Persoalan KDRT memang madrasah pertama. Ia menjadi perempuannya.” pengekangan. istri adalah penopang
menuliskan harapannya Perempuan, kata Bung harus menjadi perhatian penentu karakter anak- Perempuan, dengan baginya. Senada dengan ini,
tentang perempuan Karno, sosok yang kerap yang serius. Ini bukan anaknya. Bayangkan jika demikian, ikut menentukan Menghapuskan Bung Karno menulis,
Indonesia, semua tertuang dikecilkan dan budi masalah biasa, tetapi ”luar perempuan akrab dengan nasib bangsa. Betapa Kekerasan ”Harmoni hanya tercapai
apik dalam Sarinah yang besarnya sering dilupakan. biasa” yang bisa kekerasan, baik fisik, psikis, pentingnya kedudukan Laki-laki yang mewarisi jika tak ada ’saf’ satu di atas
ditulis pada 1947. Kaitan dalam rumah tangga, menghancurkan perempuan. atau bahkan seksual, perempuan, maka di tahun sifat nabi tidak akan ’saf’ yang lain, tetapi dua
para suami harus bisa Keterbatasan pengetahuan masihkah tercipta ketenangan 1947 Bung Karno memperlakukan istri ’saf’ itu sama sederajat –
KDRT, Biasa atau menempatkan istri bukan atau bahkan ketakutan yang yang berpengaruh pada memberikan ceramah rutin dengan kekerasan. Ada berjajar yang satu di sebelah
Luar Biasa? sebagai ”mutiara” yang tak berlebihan mengakibatkan sikap dan tindakannya? kepada masyarakat di beragam tahapan jika ingin yang lain, yang satu
Tak ada yang sempurna boleh terlihat, tapi manusia perempuan memilih diam Jogjakarta yang ia namakan memberikan peringatan. memperkuat kedudukan
dalam rumah tangga pun yang setara dengan laki-laki. daripada menyuarakan Memerdekakan ”kursus perempuan.” Sebab bagaimanapun, yang lain.” (*)
pasangan. Sejatinya semua Ini bukan penentangan keadaan. Lambat laun, bukan Perempuan Persoalan laki-laki dan suami istri terikat tali sekse
punya kekurangan. Karena kodrati. Tetap ada hanya berpengaruh bagi Pernyataan menarik dari perempuan, kata Bung yang, kata Olive Schreiner,
RENI NURYANTI
itu, saling memahami, ketundukan pada dimensi dirinya, tetapi juga generasi Mahatma Gandhi, ”banyak Karno, sama tuanya dengan bukan semata-mata bersifat Dosen Sejarah Unsam Langsa
menumbuhkan, dan nature dan nurture. yang menyertainya. sekali pergerakan- persoalan kemanusiaan. biologis, tetapi psikologis. dan penulis biografi Inggit Garnasih
membesarkan adalah Pemahaman terhadap dua Menghormati hak-hak
komitmen mendasar saat dimensi ini yang akan perempuan, memuliakan, dan
manusia membangun menumbuhkan sikap saling menjauhkan dari kekerasan MAKLUMAT
sebuah keluarga. menghargai dan adalah bentuk inisiasi yang JAWA POS menerima esai seni dan budaya dengan panjang naskah 700 kata. Untuk pengiriman esai seni dan budaya penulis harap
Pemahaman kodrati tentang memahami. Pada akhirnya, melahirkan perempuan menyertakan biodata singkat, serta foto terbaru, kartu identitas, dan NPWP. Esai dikirim ke halte@jawapos.co.id

