Page 7 - index
P. 7
KATA PENGANTAR
epuluh tahun lebih penulis menekuni masalah perilaku membaca,
tetapi ide melakukan penelitian dan menulis buku tentang perilaku
Smembaca untuk kesenangan (reading for pleasure) ini justru dipicu oleh
hasil pengamatan terhadap fenomena semakin banyaknya remaja urban
yang ditemui di pelbagai toko buku, yang selalu tampak asyik membuka dan
membaca bacaan-bacaan, mulai dari novel, komik hingga majalah populer –
khususnya di hari-hari libur sekolah.
Di tengah pendapat sebagian pengamat yang menyatakan bahwa
minat dan perilaku gemar membaca masyarakat Indonesia yang sangat
memprihatinkan, ternyata apa yang disaksikan penulis justru sama sekali
berbeda. Walaupun tidak bisa digeneralisasi mewakili remaja secara
keseluruhan, tetapi fenomena di atas melahirkan pertanyaan penting: apa
sebenarnya yang terjadi di balik semakin banyaknya remaja urban yang
meluangkan waktu untuk berkunjung ke toko buku dan membaca daripada
aktivitas pleasure yang lain?
Buku ini diangkat daripenelitian penulis yang berjudul Membaca
Untuk Kesenangan Dikalangan Remaja Urban (Studi Tentang Gaya Hidup
dan Perilaku Membaca untuk Kesenangan/Reading for Pleasure di Kalangan
Remaja Kota Surabaya dari Perspektif Cultural Studies).
Secara garis besar, buku ini berusaha mengkaji dan memahami
makna di balik perilaku membaca untuk kesenangan yang berkembang di

