Page 12 - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
P. 12
Dokumen ini teregistrasi hanya untuk Sdr/Sdri : ika.rudianto@staf.unair.ac.id - email: ika.rudianto@staf.unair.ac.id , Dilarang menyebarluaskan dokumen ini !!!
Jawa Pos
ika.rudianto@staf.unair.ac.id
KAMIS 17 FEBRUARI TAHUN 2022 HALAMAN 12
SOSOK SISI LAIN
MUHADJIR EFFENDY DUDUNG ABDURACHMAN
Pilih Pohon Buah Kopi dan Inspirasi Lagu
SELAIN gemar berolahraga, Men- udara sekitar menjadi segar dan JENDERAL TNI Dudung Abdurachman ke luar negeri. Dia pun mengajak ma sya-
teri Koordinator Bidang Pem- sejuk. Manfaat lainnya tentu saja saat selalu sedia kopi di kantornya. Baik ketika rakat yang gemar kopi untuk lebih sering
bangunan Manusia dan panen. ’’Yang penting, buahnya juga bertugas sebagai gubernur Akademi Militer, mengonsumsi kopi Indonesia.
Kebu dayaan (Menko PMK) bisa kita nikmati sepanjang waktu,’’ panglima Kodam Jaya, panglima Kostrad, Dari kegemaran ngopi, Dudung men da-
Muhadjir Effendy suka ucap mantan Mendikbud itu. maupun saat kini menjadi kepala staf Ang- pat inspirasi. Dia menulis lirik lagu Ayo Ngo-
berkebun. Bukan tanaman Muhadjir beberapa kali mem- katan Darat (KSAD). Bukan hanya satu atau pi, merekamnya, lalu membuat klip video-
hias yang sedang boom- bagikan kegiatannya berkebun di dua, Dudung selalu punya stok beragam nya. Potong an klip video itu ber edar luas
ing, dia lebih suka me- akun media sosialnya. Dia tampak jenis kopi. ’’Di kantor itu pasti ada kopi dari dan sempat viral. ’’Nanti pada saatnya di-
nanam pohon buah. Me- sibuk membungkus buah-buah seluruh daerah,’’ ucapnya. launching,’’ ujar Dudung.
nurut dia, manfaatnya muda di pohon jambu biji milik nya. Sebagai orang Indonesia, Dudung mera- Selain merekam kebiasaan masyarakat In-
lebih banyak. Hal itu dilakukan untuk melindu ngi sa bangga karena ada banyak jenis kopi donesia yang gemar ngopi dan meng abadikan
Selain menyegarkan ma- buah dari serangan lalat buah saat di tanah air. Kebanggaan itu kian terasa aneka kopi Indonesia, lagu itu di ciptakan se bagai
ta karena warna hijau daun, matang nanti. (mia/c18/fal) karena kopi-kopi tersebut sudah diekspor perekat seluruh masyarakat. (syn/c18/fal)
Gubernur Koster Upayakan Maret Bali tanpa Karantina
Sambut Kedatangan vaksinasi tahap pertama menjalani Telemedisin Bisa
karantina selama 7 x 24 jam di
Singapore Airlines hotel bubble.
Karantina itu, kata Koster, masih dengan Tes Antigen
Bawa 156 Penumpang memberlakukan sistem bubble
yang diterapkan di 27 hotel yang
BADUNG – Tak perlu karantina. 181233 181233 LAYANAN telemedisin bagi pasien terinfeksi Co-
ada di Bali. ’’Untuk penumpang
Yang penting bisa menunjukkan yang datang hari ini (kemarin) vid-19 yang tidak bergejala (OTG) dan ber gejala
hasil tes PCR negatif saat kebe- de ngan pesawat SQ itu, penyebar- ringan yang menjalani isolasi mandiri diperluas. Se-
rangkatan dan kembali negatif annya (sistem bubble) lumayan. belumnya, sasaran telemedisin hanya pasien de-
saat dites PCR lagi setiba di Bali. Ada yang di Kuta, Ubud, ada juga ngan hasil tes PCR positif. Kini bisa diberikan untuk
Itulah rencana yang diupayakan yang di Sanur,” sebutnya. mereka yang dinyata kan positif lewat tes antigen.
Gubernur Bali I Wayan Koster di Kendati demikian, Koster me- Paket telemedisin yang diberikan pemerintah
wilayah yang dia pimpin untuk nye but rencana peniadaan karan- adalah layanan konsultasi dokter dan pengirim-
pe laku perjalanan luar negeri tina itu masih melihat perkem- an paket obat gratis. Paket itu khusus mereka
(PPLN). ’’Rencana saya, pada awal bangan Covid-19 varian Omicron. yang berusia di atas 18 tahun. ”Kami menambah-
Maret itu (wisatawan manca- Dia berharap kasus Omicron kan fitur lain di layanan telemedisin. Kami akan
negara) sudah tanpa karantina,” segera menurun. meng-cover pasien yang melakukan tes lab
kata nya dalam jumpa pers di Di samping itu, menurut dia, antigen yang positif,” kata Staf Ahli Menteri
Ban dar Udara Internasional I Gusti Bali memiliki dasar yang kuat. Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji.
Ngurah Rai, Bali, kemarin (16/2) Sebab, pencapaian vaksinasi di Kebijakan tersebut berlaku mulai kemarin
seperti dilansir Bali Express. Bali sudah sangat tinggi. (16/2). Yang perlu diperhatikan, untuk men-
Koster berada di bandara kema- Dia membeberkan, vaksinasi dapatkan layanan itu, pasien harus melakukan
rin dalam rangka turut menyambut reguler usia 12 tahun ke atas dosis SAMBUT pemeriksaan antigen di faskes atau laboratorium
ke datangan dan keberangkatan per tama mencapai 105 persen, KEDATANGAN: yang terafiliasi dengan sistem NAR Kemenkes.
per dana maskapai Singapore sedangkan dosis kedua sudah 94 Para penumpang Jika hasil RDT antigen positif, faskes dan lab
Airlines. Yang mendarat di Bali Si- persen lebih. Kemudian vaksinasi Singapore Airlines pemeriksa harus menginput hasilnya ke NAR
ngapore Airlines dengan nomor usia lanjut dosis pertama mencapai yang baru tiba Antigen Kemenkes. Selanjutnya, pasien otomatis
penerbangan SQ 938 pada pukul 84 persen dan dosis kedua sudah di Bandara akan mendapatkan pesan WA (WhatsApp)
I Gusti Ngurah Rai,
11.50. Pesawat itu tiba dengan mem- 74 persen lebih. Adapun vaksinasi Bali, kemarin. konfirmasi. Namun, apabila tidak mendapatkan
bawa 156 penumpang. Dari jumlah usia 6‒11 tahun dosis pertama sudah Foto bawah, pesan WA, pasien bisa cek NIK secara manual
tersebut, 47 penumpang me rupakan mencapai 105 persen, sedangkan I Wayan Koster di https://isoman.kemkes.go.id/.
warga negara Indo nesia (WNI) dan dosis kedua lebih dari 90 persen. (tengah) turut Pesan WA konfirmasi tersebut bisa digunakan
109 warga negara asing (WNA). Singapore Airlines juga menjadi menyambut untuk konsultasi dokter dan menebus paket obat
Koster menambahkan, per hari maskapai perdana yang terbang kedatangan gratis. ”Saat ini kami sudah mempercepat layanan
penerbangan
ini masa karantina selama tiga se cara reguler dari Bali ke luar tersebut. ini sehingga maksimal 24 jam sudah sampai di
hari sudah bisa diterapkan untuk ne geri atau Singapura. Pesawat rumah pasien yang melakukan isoman,” ujarnya.
wisatawan yang baru datang ter- dengan no mor penerbangan SQ Setiaji menyatakan, acap ada keterlambatan
sebut. Dengan catatan, masa ka- 939 itu mengangkut 81 penumpang berpenumpang de ngan pesawat lagi dari tanggal 16,” tuturnya. tolong kepada beliau agar Garuda input sehingga pasien mendapatkan pesan
rantina selama 3 x 24 jam berlaku dari Bali dan take off pada pukul Airbus A320 dari Si ngapura lang- Pihaknya juga terus berkoor dinasi segera mem buka penerbangan WA setelah satu atau dua hari.
bagi PPLN yang telah menjalani 13.00 Wita. sung ke Denpasar. ’’Rencana nya dan berkomunikasi dengan Garuda dari Australia dimulai dari Sydney Selain penambahan fitur, Kemenkes akan
vaksinasi tahap ketiga. Sementara Koster menyampaikan, pihaknya antara 4 sampai 25 Maret 2022, Indonesia. ’’Kebetulan Di rut Garuda ke Denpasar. Beliau sudah oke memperluas layanan telemedisin bagi pasien
itu, PPLN dengan vaksinasi tahap telah mendapat surat dari ma- tetapi saya men dapatkan kon firmasi ini adalah sahabat baik saya sesama berkomitmen untuk melaksanakan, isolasi mandiri ke luar Pulau Jawa-Bali. Yakni,
kedua masih menjalani masa ka- najemen Jetstar Asia Airways yang tadi itu ren cananya tanggal 16 Maret alumni Institut Teknologi Bandung rencana tanggal 4 Maret 2022,” Medan, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin,
rantina 5 x 24 jam dan PPLN juga akan melakukan pe ner bangan 2022. Saya berharap bisa lebih cepat satu angkatan. Jadi, saya meminta bebernya. (ika/c7/ttg) Manado, dan Makassar. (lyn/wan/c19/fal)
Butuh Rp 199 Miliar Lagi
untuk Relokasi Warga
di Sekitar Semeru
JAKARTA ‒ Kementerian Pe- fasilitas sosial (fasos). Total
kerjaan Umum dan Perumah- pembangunan fisik itu bakal
an Rakyat (PUPR) mengajukan menelan Rp 192,9 miliar.
tambahan anggaran untuk Selain itu, ada komponen
menyelesaikan beberapa in- nonfisik yang meliputi proses
HENDRI UTOMO/JAWA POS RADAR PURWOREJO
frastruktur. Di antaranya ter- manajemen dan perencanaan PICU KONFLIK: Pembangunan Bendungan Bener di Purworejo masih berjalan.
kait dengan relokasi warga konstruksi jalan, jembatan,
Namun, (foto kanan) proyek tersebut terhenti di Dusun Kalipancer, Desa Guntur,
Lumajang yang tinggal di serta drainase SPAM fasum karena pembayaran ganti rugi belum beres.
sekitar Gunung Semeru. dan fasos pada kawasan relo- GUNTUR AGA/JAWA POS RADAR JOGJA
Dirjen Cipta Karya PUPR Di- kasi dengan biaya total Rp 7
ana Kusumastuti mengung- miliar. Gabungan biaya kom- Gubernur Jateng Diminta Bentuk Tim Terpadu
kapkan, pihaknya membutuh- ponen fisik dan nonfisik men-
kan tambahan dana Rp 199 capai sekitar Rp 199 miliar.
miliar untuk relokasi warga. Selain Semeru, masih ada Komnas HAM: Kekerasan nyata dari gubernur (Jawa Tengah) dan HAM sudah meminta pemerintah maksud lain di samping menjaga desa
”Ini untuk percepatan pem- PR penyelesaian hunian tetap pemerintah pusat untuk menye lesaikan mencari alternatif. ”Karena masih ada yang mereka tinggali. ”Kami hanya
bangunan infrastruktur bagi (huntap) dan hunian semen- Aparat di Wadas masalah di Wadas,” terang dia. warga yang menolak,” jelas dia. ingin mempertahankan, melindungi,
total 2.000 kepala keluarga (KK) tara (huntara) bagi relokasi Benar-Benar Terjadi Berdasar temuan awal Komnas HAM, Beka mengungkapkan, pihaknya juga dan melestarikan,” ujarnya. Dia me-
pascabencana erupsi Gunung warga pascabencana di NTT, aksi kekerasan yang dibantah pemerintah sudah meminta Gubernur Jawa Tengah nyayangkan pemerintah membantah
Semeru di Kabupaten Luma- NTB, dan Sulbar. Perkiraan JAKARTA – Pemantauan Desa Wadas, dan polisi itu benar-benar terjadi. Karena Ganjar Pranowo memberikan perlindung- terjadinya tindak kekerasan aparat
jang,” kata Diana di ruang kebutuhan dana mencapai Rp Purworejo, Jawa Tengah, pascakisruh itu, Komnas HAM menyampaikan an kepada warga yang terdampak pem- kepada warga. ”Kami menyayangkan
Komisi V DPR kemarin (16/2). 487,5 miliar. Selasa (8/2) lalu masih berlangsung. temuan tersebut kepada Polda Jawa bangunan Bendungan Bener. ”Dan pernyataan Menko polhukam yang
Ditjen Cipta Karya PUPR Berdasar laporan BNPB per Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Tengah. Pihaknya meminta agar langkah- meng hindari cara-cara penggusuran, bilang tenang saja di sana (Desa Wadas,
mencatat, kebutuhan kom- Selasa (15/2) lalu, pembangun- (Komnas HAM) yang telah mengirim langkah yang dilakukan berikutnya pengusiran, serta pen dekatan keamanan Red) tidak ada apa-apa,” tambahnya.
ponen fisik meliputi pemba- an di Desa Sumbermujur telah tim ke desa tersebut belum sampai tidak dibarengi pendekatan keamanan dalam menyelesai kan konflik,” imbuhnya. Dia mengakui, masyarakat sempat
ngunan infrastruktur dasar mencapai 234 huntara dan pada rekomendasi. Namun, mereka serupa. Sebab, hal itu tidak hanya ditolak Komnas HAM juga meminta Ganjar merasa sangat takut setelah aparat ke-
seperti jalan lingkungan, drai- 635 huntap. Data itu terhitung memastikan telah menyampaikan warga, tapi juga mengakibatkan be- segera membentuk tim terpadu. Tim polisian datang dengan peralatan leng-
nase, jembatan, dan dinding sejak dimulainya pembangun- temuan awal kepada semua pihak. berapa warga trauma. Mereka, kata itu harus melibatkan semua pihak. kap. ”Menangkap warga itu menang kap
penahan tanah di lokasi pas- an pada 4 Januari sampai 15 Baik pemerintah daerah, pemerintah Beka, takut lantaran banyak aparat ”Un tuk melakukan evaluasi dan me- secara awur-awuran,” sesalnya. Bahkan,
cabencana. Kemudian, pem- Februari. Huntara dan hunt- pusat, maupun aparat kepolisian. kepolisian yang masuk Desa Wadas. rumuskan ulang konsep perencanaan, sampai Ganjar datang ke Desa Wadas,
bangunan sistem penyediaan ap yang dibangun akan mem- Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Berdasar informasi terakhir yang penyusunan, program tata kelola strategi banyak anak yang tidak datang ke
air minum (SPAM) dengan perhatikan faktor kenyaman- Hapsara menyampaikan hal itu dalam diterima Beka, kondisi Desa Wadas penyelesaian atas dampak pembangunan sekolah karena takut. Dia meminta
kapasitas 24 liter per detik dan an dan memberikan ruang diskusi yang diselenggarakan Forum kemarin mulai membaik. ”Situasi dan Bendungan Bener,” terang dia. pemerintah bertanggung jawab atas
sanitasi serta pembangunan untuk melakukan aktivitas Pemred tadi malam (16/2). ”Kami ingin kondisi di Wadas mulai kondusif,” Mukti, warga Desa Wadas, me nyam- peristiwa yang terjadi di Desa Wadas
fasilitas umum (fasum) dan ekonomi. (tau/c7/oni) ada langkah-langkah yang cepat dan imbuhnya. Dia menekankan, Komnas paikan bahwa pihaknya tidak punya pada 8 Februari lalu itu. (syn/c19/oni)

